" Orang pintar minum Tolak Angin. Orang nggak pintar, nyinyirin orang yang minum Tolak angin.. Hidup ini gitu, nggak mau minum tolak angin. " Sudah di beri kesempatan untuk menentukan, tidak memakai apa yang telah di beri. menyia-nyiakan nya dan lalu berspekulasi bahwa merasa dikhianati. " Jika sakit berlanjut, hubungi dokter. Kalau nggak punya pulsa, ya beli. Jangan ngomel-ngomel nyinyir, terus ngehina dokter. " Masih saja seperti ini dari dulu. Ada keluhan tidak berkata, setelah lebih, malah ngata-ngatain yang bersangkutan. " Buat anak kok coba-coba. Jadi maunya gimana? Masih harus ngikutin kemauan? Ya gimana yaa.. Nggak maju. " Keinginan itu memang perlu, tapi kebutuhan itu penting. Tidak perduli apa, jika memang sangat mendesak, maka dahulukan " Jauh di mata, dekat di hati. Jauh disana, eh jauh disini. Nggak terlihat meski kamu sebegitu semangat. Nah disini, aku hanya untukmu. " Kalian berkata demikian dibelakang...