Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2015

Roda

Tak ada lagi gengsi Merambat ke ketiadaan Derit angin menggeser pintu besi Tertetes sisa-sisa air hujan Bulan dengan indah dan seksama memberi cahaya pada malam gelap yang dingin karena hujan Tukang parkir dengan lampu panjang dan peluit masih bekerja hingga tak ada lagi pelanggan Roda belakang senantiasa mengikuti roda depan Memberi kekuatan Menahan jika akan terjadi benturan Sementara roda depan Mengarahkan ke jalan yang mulus tanpa lobang Dan mungkin mencari jalan tercepat agar roda belakang dapat istirahat Roda belakang hanya mampu melihat roda depan yang tersenyum memberi jalan Sedang roda depan tidak tahu bahwa roda belakang dengan kecapaian memberi kekuatan Untungnya, mereka satu kesatuan

Terimakasih

Surakarta malam minggu setelah hujan reda Aspal keras mendadak lunak dan tentram Langit sudah lelah menangis Kilau lampu kota memantul Daun-daun meneteskan sisa-sisa Aku berhenti menunggu kereta lewat Menunggu kepastian kereta yang datang dengan khidmat Sepiku sesaat hilang lalu berganti penat Hahahaha Aku tertawa tanpa ada rasa Hambar Bagai susu segar tanpa gula Dan kamu, menjadi pelengkap disaat ini Penyenangku malam ini Dengan sedikit senyum 2 centi terangkat Dan aku senang Dan kamu ternyata senang karena orang lain Berdua berbicara tentang angin yang dingin Atau tentang aspal yang basah Terimakasih Sudah mau-maunya dengar malam minggu yang lalu ketika alunan musik merdu memenuhi penjuru ruangan