Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2013

Gengsi?

Adaptasi itu perlu. Tapi, tak usahlah kalian terlalu ekstrim mengubah semua yang ada pada diri anda. Bagimu itu Tak masalah. Bagaimana dengan tanggapan orang lain? Jijik Ubahlah yang sekiranya perlu di ubah. Ubahlah yang jelek menjadi baik. Orang lain pasti akan meng anggap kamu "lebih" daripada yang lain. Jangan suka sombong. Jika sudah di beri segitu ya nikmati yang segitu. Nggak usah sok-sok an ber-Ada deh. Ya, mungkin emang kamu ber-Ada. Tapi please  jangan riba. Satu dua orang menganggap itu biasa. Sementara yang lain? Berkata tidak. Yang rugi siapa? Kamu bro. Gak usah gengsi sama keadaan. Toh nggak ada yang mempermasalahkannya kecuali kamu. Manusia sering tunduk pada lingkungan sekitarnya, serta bingung dan kacau karena kurangnya cahaya dalam dirinya dan pengalaman pahit masa lalu. Setiap orang seharusnya sadar akan Jatidirinya yang Asli , dan jadilah tuan bagi diri sendiri.

Orang Lain

Berbeda Fakultas, berbeda pula cara pikir atau cara pandang seseorang. Bahkan, Perilakunya pun berbeda. Itulah. Bukan bermaksud untuk diskriminasi fakultas. Atau bermaksud untuk meruntuhkan integritas kita sebagai mahasiswa satu Universitas. Dan juga bukan untuk meninggikan derajat fakultas sendiri yang memang tinggi. Serius. Tidak, Lupakan. Saya tidak bermaksud membicarakan tentang di atas. Berwawasan luas, Pintar, tentang sejarah agama paham, mengerti dalil. Namun sayang. Tidak ada Moral. Keras Kepala. Dan tidak dapat menerima saran orang lain. Mau di apakan orang seperti ini? Bunuh? Bakar? Kebiri? Setelah di telusuri latar belakangnya. Dan, taraaaaa Semua terungkap. Dan katanya memang orang yang latar belakangnya dari situ adalah orang yang tidak kenal "pantang menyerah". Kenapa saya beri tanda kutip. Karena pantang menyerah dia disini tidak dibarengi etika yang baik. Pantang menyerahnya adalah dalam hal yang dia ingin menangnya sendiri. Bukan...

The Con . . Fused

Setelah sekian lama tidak menumbuk persegi keyboard di laptop. Kini aku menyadari bahwa. Sesungguhnya perasaan cinta itu sangat sulit untuk memudar. Bahkan, waktu pun mungkin tidak akan sanggup untuk menghapus itu. Aku tidak mengerti bagaimana mereka dapat melupakan cinta mereka. Apakah mereka benar-benar mencintai pasangannya. Atau hanya manis di bibir? Hanya dia dan pemilik alam semesta yang tahu. Mencoba untuk melupakan kenangan indah. Namun masih saja menyimpan apa yang bisa menimbulkan kenangan. Memang, Kebingungan terbesar ada dalam diri orang itu sendiri. Susah.. Sungguh, Mulut ini sudah berucap agar aku tidak usah memikirkannya lagi. Tapi disini, didalam sini, jauuhhhh. . I am still waiting for a miracle

The Day Of Corruption

Hari ini adalah hari peringatan hari tanpa korupsi.  Yup ! Entah bagaimana. Sangat susah menghilangkan Korupsi yang sudah menjadi Budaya bangsa ini. Bagaimana tidak, semua orang pasti pernah melakukan korupsi. Ingat. Korupsi tidak melulu berbicara tentang uang Harta atau apa pun itu yang bisa menjadi nilai. Tapi sesungguhnya,  Mengulur-ulur waktu itu juga merupakan sebuah korupsi. Yang seharusnya berangkat kerja atau kuliah atau sekolah jam 7. Dibikin sedemikian rupa agar terkesan kita terlambat. Tidak menghargai waktu itu sendiri. Menghilangkan korupsi harus dari bawah. Disaat kita belum terlalu menjumpai harta yang sedemikian berlimpahnya. Itu harus segera kita redakan. Apalah jadinya jika sejak seusia kita sekarang kita nyolong-nyolong  waktu atau yang lain. Mau jadi apa kelak? Ah sudahlah. Sedikit susah memang jika sesuatu yang ingin dicari solusinya, dan ternyata solusi ada pada diri sendiri. Sedikit sekali manusia yang mampu berb...

Otak

Setidaknya aku mengerti mana orang yang bermain dengan otak dan mana orang yang tidak bermain dengan otak. Kalian setiap manusia diciptakan Tuhan dengan sebaik-baik makhluk. Di beri sebuah otak yang digunakan untuk berpikir. Bukan sebagai penghias kekosongan tengkorak kepala saja. Jika sudah begini, otak semacam tidak berguna. Lalu kau mau apa? Sehari-hari bertindak tanpa berpikir. Grusak grusuk Dikiranya orang lain suka gitu? tidak bung ! Setidaknya, jika kau tidak terlalu pintar dalam sekolah atau kuliah. Gunakanlah otakmu untuk memahami apa itu moral. Sudah tak pintar. Moral rusak. Mau jadi apa? Hanya bisa berbicara lewat otot? haha sudah bukan jamannya lagi berbicara tentang kekuatan otot. Otot gede, otak gedek. Luchyu. Ayolah, berpikirlah. Jangan kalian hanya bisa berantem dan berantem. Jaga emosi. Jangan kelihatan bancinya. Aku tidak terlalu memahami tentang science. Tapi aku mengerti bahwa Otak manusia adalah organ Manusia yang sangat vital. Tersentuh sedikit ...

Guru

Guru, Seorang Manusia pembagi Ilmu dimana dia menjadi panutan para Muridnya. Populasi Indonesia sangatlah banyak. Orang yang membutuhkan Pendidikan juga tidaklah sedikit. Hal itu diperparah dengan tidak ada adanya layanan pendidikan yang mumpuni. Sebenarnya fasilitas pendukung seperti tempat dan lain lain itu tidaklah terlalu penting menurut saya. Yang terpenting adalah bagaimana seorang guru itu dapat mengajarkan ilmu kepada muridnya dengan fasilitas yang ada. Apapun masalahnya. Itu dulu. Sekarang? bahkan Guru yang seharusnya mengajarkan Moral kepada anak muridnya, tidak memberikan contoh yang baik. Tidak usah di ambil contoh. Guru sekarang, tidak semua. beberapa, tapi banyak. Hanya mementingkan tanggal 1 setiap bulannya. Dan memberi tugas kepada murid, menilai, laporan. seperti itu. Bahkan murid sekolah penerus negeri ini. Tidak banyak yang ingin menjadi seorang guru. Sedikit. Karena apa. Ya, Gaji mereka sedikit. Bagaimana negara ini mau maju. Jika seorang yang memberi kita...

Sifat

Akhir-akhir ini sedikit heran dengan perilaku seorang anak manusia yang bermuka banyak. Di depan baik. Di belakang Menusuk. Perselisihan terjadi. Persaingan. Untuk mendapatkan sesuatu, atau bahkan hanya untuk kesenangan nya saja. Bahkan yang ekstrim lagi jika hal seperti itu menjurus pada kekerasan. Manusia ber-umur yang tidak memiliki otak. Setidaknya mereka berpikir langkah kedepannya. Apa akibat yang diperolehnya jika melakukan hal seperti itu. Heran Wajahnya berseri-seri, enak dipandang, murah senyum, selalu menyapa. Tapi ternyata dibelakang kita. Hanya Tuhan yang tahu.  Kita tidak seharusnya dengan serta-merta menyalahkan dia atas perilakunya. Kita harus mencari bukti terlebih dahulu. Setiap manusia memiliki sifat karakter yang tersembunyi dalam dirinya. Terkadang sifat itu tidak akan keluar di hadapan orang banyak. Atau bahkan tidak keluar saat dia ingin memperlihatkannya. Sifat seperti itu keluar disaat kita sedang tidak menyadari bahwa kita melaku...

Usia?

Terkadang usia seseorang tidak menunjukkan sikap yang selaras dengan apa yang dilakukannya. Semuanya bertolak belakang dengan ucapannya. Semua hampir penuh dengan kebohongan. Sebenarnya Apa yang menyebabkan seseorang melakukan hal seperti itu. Masa muda nya yang menyedihkan atau bahkan, memang sifatnya yang masih ke bocah-bocah an? Entahlah, Susah ngomong sama orang Susah, daripada Susah Susah, mending nggak Usah Bener kan? Ngehabisin tenaga aja ngeladenin sifat yang seperti itu. Indah sekali kehidupan ini jika di isi orang - orang yang bisa memaknai usia dalam hidup mereka untuk berubah menjadi seorang dewasa.

Chu Pat-Kay

Sepertinya hanya sebuah Wacana untuk melupakan dia. Susah sekali untuk menghapus dia dari dalam sini. But life must go on Teman-temanku berkata. " cewe nggak hanya dia. masih banyak" Iya memang cewe banyak. Tapi yang seperti dia yang nggak banyak. Eaa Galau lagi. Hahaha . . . Semenjak mengenal dia, hidupku selalu dipenuhi dengan masalah galau. Ya mungkin keren aja nulis status galau di Facebook banyak yang Like nge tweet Galau di Twitter banyak yang ReTweet Biar bisa dikira pernah galau lah. Biar dikira pernah ngerasain namanya Patah Hati. Bingung juga sebenernya. Mau cari kenikmatan sesaat. Atau kenikmatan hingga akhir hayat. Susah . . Labil ya? Iya tak apa. Yang penting masih bisa hidup Memang Beginilah Cinta. Penderitaannya Tiada Akhir

Waktu

Semua orang juga ada keinginan untuk kembali ke masa lalu. Dan memperbaiki semua kesalahan yang telah diperbuat. Atau bahkan, tidak melakukan kesalahan tersebut. Tapi apalah daya, Waktu Tidak Dapat Diputar Kembali. Banyak sekali sekali waktu yang terbuang dengan sia-sia. Waktu yang tidak dipergunakan dengan berguna. Akhirnya waktu membunuh kita. Ahh~ Semua ingin sekali kurubah! Ingin menjadi anak kecil yang polos, yang tidak mengerti apa-apa, yang sok bodoh terhadap lingkungan, yang dimanja orang tua, yang bisa duduk di atas keranjang dorong supermarket, yang bisa naik komedi putar pasar malem kampung. yang bisa melakukan semua hal tanpa beban ! Aku ingin itu. Lagi! Haha . . Aku merindukan masa itu. Hidup berputar kedepan. Buat apa berpikir kebelakang. Bolehlah berpikir kebelakang, sebagai bahan instopeksi agar lebih baik dalam menjalani Hidup. Waktu yang berlalu biarlah berlalu. Tidak ada upaya kita untuk membuatnya kembali. Biarkan masa depan bersama peluh. Hing...

Hari Pah-Lawan

Selamat Hari Minggu. Selamat Tanggal 10 November. Selamat Hari Pahlawan. Namun apa yang kita beri kepada mereka para pahlawan. Apakah kita hanya menghargai pahlawan yang ada namanya. Kemanakah para pahlawan yang berjuang hingga ajal menjemput. Bahkan namanya saja tidak ada yang mengetahui. Ini mungkin yang membuat aku belum bisa mencintai negeriku. Maaf, saya hanya bisa mengucapkan Selamat. Jujur. Aku masih belum bisa memaknai apa itu Nasionalisme. Aku masih belum bisa mencintai negeriku 100% Aku masih harus memahami negeri ini, negeri yang berjuang keras dengan para Pahlawannya. ah, aku tidak hafal nama para pahlawan. Mungkin kita tak harus menjadi seorang pemberani pemegang bambu runcing berlari menerjang para penjajah seperti layaknya dulu. Kita hanya harus menjadi seorang rajin pemegang alat tulis bergegas menuntut ilmu pada guru untuk mengubah negara ini menjadi maju. Selamat Hari Minggu Pahlawan Yang entah Siapa saja namamu.

Pertemanan

Setiap manusia pasti memiliki teman.  Entah itu teman nyata atau maya.  Entah itu pernah bertemu atau semu. Dan dari pertemanan tersebut kita menjalin sebuah interaksi antar 2 orang yang berbeda sifat. Dari pertemanan kita menjadi mengerti pribadi orang lain. Sifatnya, kelakuannya, makanannya bahkan mungkin dalemannya. Mencari teman itu mudah. Tapi mencari teman yang benar-benar teman itu yang susah. Teman yang bisa memahami kita. Menolong kita saat kita membutuhkannya. Bahkan kalau bisa, Nraktir kita saat nggak punya uang. Teman yang seperti itu hanya ada 5 dari 15 orang. atau bahkan 1 dari 10 orang. Susah! Lebih mudah ngerjain aljabar matematika, Limit, persamaan fungsi atau apalah itu namanya. Tapi jika kalian sudah menemukan teman yang sangat super. Janganlah sekali-kali engkau menyakiti dia.  Rajutlah pertemananmu hingga kata teman itu menjadi Sahabat. Karena pertemanan ada tingkatannya. Teman > Teman Dekat > Teman Sangat ...

Muda Mulia (?)

Generasi muda generasi berapi api. Beberapa bahkan tidak ada tujuan. Yang penting ikut ikutan. Karena terlalu bersemangat, mereka lupa cara menghemat. Menghemat tenaga, pikiran, harta. Semua di keluarkan. Ikut kemana mata melangkah. Sejauh Kaki memandang. Tiada arah. Pasrah

Jujur atau Menjujurkan

Kalian pasti senang dipuji. Senang sekali. Itu pasti. Tapi pernahkah kalian merasa bahwa Pujian yang kalian rasakan itu sebenarnya dapat membuat anda menjadi seorang Yang berbeda? Ya berbeda. Cenderung lebih Malas. Malas untuk Instropeksi. Karena merasa sudah baik atau benar. Sejujurnya, pujian yang dilontarkan seseorang kepada kalian itu tidak semuanya benar. Bisa jadi itu adalah sebuah "pemanis" agar kamu dan dia lebih dekat. Terkadang jujur akan kekurangan atau kejelekan seseorang itu lebih baik dari pada bohong akan kebaikannya. Tapi kalian harus mencari waktu yang tepat untuk mengungkapkannya. Jangan sampai kau membuat dia menjadi sakit hati dengan kejujuranmu. Kata-Kata yang enak didengar cenderung meninabobokkan orang, Tetapi belum tentu bermanfaat dan sering mencelakakan. Berbicara jujur adalah dasar dari Kebenaran.

Kelak

Kadang aku berpikir tentang siapa jodohku. Pakaian apa yang kupakai saat di pelaminan. Ah bukan, Kapan aku menikah.. Apakah aku ada saat aku menikah? Apakah semua yang aku harapkan telah ada? Atau bahkan, Aku menikah dalam kesedihan? Aku tak perduli siapa jodohku! Aku tak perduli akan hal itu! Yang aku takutkan. Apakah masih ada orang tuaku saat aku menikah kelak? Apakah aku hatus mengangis saat ini. Mengapa aku terlalu bdoh! Mengapa baru sekarang aku menyadari hal ini!? Tentang semua hal yang telah aku lakukan kepada orang tuaku! Aku telah menjadi anak durhaka menurutku. Belum bisa memberi apa-apa untuk mereka. Kelak, siapa yang akan menjadi pendampingku saat menunggu mempelai wanita menaiki singgasana pelaminan? Sungguh! Aku ingin mengulang masa kecilku. Masa aku sangat nakal. Masa aku tak pernah mendengarkan. Masa aku masih pintar. Aku ingin merubah diriku ! Tuhan, Beri aku, orang tuaku, saudara-saudaraku, teman-temanku kesehatan dan umur yang panjang. ...

Gila itu Menyenangkan

Aku sudah merelakanmu jika memang dia adalah yang terbaik buatmu. Aku telah berdoa, semoga memang dia yang terbaik buatmu. Tak apalah hati ini menerima kenyataan. Kenyataan baik karena kau menemukan seorang yang menurutmu baik. Aku juga harus berupaya untuk mencari pengganti mu. Hahaha . . . Aku sudah mengantongi banyak nama. Dan aku bertekad untuk tidak melakukan kesalahan dengan melepasnya ke orang lain. Lagi. Semoga aku cukup memiliki keberanian untuk itu. Semoga kamu cukup memiliki keberanian untuk tidak terlalu lama dengan dia. Eh Aku akan selalu mendoakanmu yang terbaik. Percayalah, Aku tak akan menghianatimu. Meski kau telah bersama dia, tapi di dalam hati ini, di dalam palung hati yang terdalam, masih tersimpan namamu. Nama seorang wanita yang mampu membuat ku menjadi gila. Dasar engkau Wanita ! Membuat aku jadi Gila !

Air dan Angin

Jika ingin menjadi seorang yang besar. Jadilah orang yang tetap pada pendiriannya. Tidak mudah terbawa omongan orang.  Tidak mudah goyah akan cercaan. Mendengarkan argumen orang, cerna, pikirkan, simpulkan, pertimbangkan. Jangan serta-merta kau ambil semua argumen orang. Karena tidak menutup kemungkinan. Argumen seseorang itu adalah sebuah alasan untuk membawamu mengikutinya. Menjadi Budaknya. Jika kau memiliki pendirian yang kuat. Kau tidak akan semudah itu mempercayai seseorang. Kau pasti akan mempertimbangkan. Jangan seperti air, yang hanya mengalir mengikuti arus yang ujung ujungnya kelaut. Jangan Seperti Angin berhembus kemana ia bertiup. Terombang-ambing Jadilah sesuatu yang bisa mengarahkan kemana dirimu akan menuju. Itu yang akan mengubahmu menjadi seorang besar yang hebat. Tidak terperdaya.

Step Up

Semua orang ingin selalu berada pada titik dimana dia merasa sangat diagungkan oleh orang lain. Dia melakukan segala hal untuk mencapai titik itu. Poin yang sangat-sangat ia dambakan. Hingga ia lalai akan semua yang telah ia lakukan. Selalu ingin selangkah didepan, dua langkah didepan, bahkan banyak langkah didepan. Masalahnya adalah saat kalian merasa berada didepan. Kalian tak menyadarinya. Tapi kalian sesungguhnya melakukan itu. Jadilah orang yang selalu dapat selangkah didepan. Tapi ketahuilah, saat kau merasa didepan. Sesungguhnya kau selangkah dibelakang.

INTER-'net'-AKSI

Interaksi adalah komunikasi antara dua orang atau dua kelompok atau lebih. Bisa secara langsung atau secara tidak langsung. Namun yang terjadi sekarang. Adalah Interaksi secara tidak langsung. Dan kau tahu? Bahkan ada orang yang tidak suka interaksi secara langsung. Karena apa. M A L U Coba cek ke temen kamu, gebetan kamu, teman gebetan kamu, Atau siapalah. Pasti saat mereka sedang atau baru mengenal, mereka akan saling berbalas chat via SMS atau media chat tulis lainnya. Dan jika bertemu, pasti akan diem dieman. Fenomena . . . Ya memang, gak bakalan berlangsung lama hal seperti itu. Ya mungkin 2 minggu atau paling cepat seminggu. Interaksi sekarang ini serba mudah. Tapi karena mudah, membuat kita tidak memiliki keberanian untuk berbicara secara langsung. Ya namanya juga hidup.  Semakin Mudah, Semakin Susah. Semakin Mudah kehidupan. Semakin Susah untuk menjalaninya. Biar waktu yang akan menjawabnya. Akankah kita bangsa Indonesia meluntu...

Soempah Pemoeda

Hari ini tepat 85 Tahun Silam. Para pemuda Indonesia membacakan Sumpahnya Untuk Negeri ini. yang dikenal sebagai Sumpah Pemuda. Aku tak akan menuliskan kembali isi Sumpah Tersebut. Yang akan aku bahas. Bagaimana kalian memaknai Sumpah Pemuda tersebut? Jika bahasa yang kalian pakai adalah bukan bahasa Indonesia yang sesungguhnya. Jika apa yang engkau lakukan tidak mencerminkan bangsa Indonesia sendiri. Dan Jika yang kalian lakukan hanyalah menyalahkan satu sama lain. yang berakibat perpecahan disana-sini. Renungkanlah. Memperingati Sumpah Pemuda bukan hanya Nge Tweet di twitter, bukan update status di Facebook, bukan juga mengganti PM di BBM. Bukan Kalian minimal harus mengerti apa itu Sumpah Pemuda, Dan apa Tujuan Pemuda dulu. "Idealisme adalah kemewahan terakhir yang hanya dimiliki oleh pemuda" - Tan Malaka

Penasaran

Tidak butuh IPK 4 untuk menjadi seorang yang di pandang pintar. Tidak butuh IQ Superior untuk di anggap seorang yang wah. Kamu hanya butuh satu hal. PENASARAN Bahasa kerennya anak muda zaman sekarang adalah KEPO. Dengan penasaran kita jadi ingin tahu segala hal. Dengan penasaran kita jadi sangat sangat ingin tahu tentang apa maksud dari seseorang. Dari situ kita akan mendapatkan sebuah pengalaman dimana pengalaman itu dapat menjadikan kita orang yang mengerti akan banyak hal. Tak perlu buku bertumpuk-tumpuk. Jika kita hanya terpaku dengan itu saja. Tak perlu belajar hingga S-3. Jika kita hanya mengerti saja. Ada seseorang bertanya kepadaku "Kamu baca buku apa bung? Bagi ilmu dong" Aku hanya menjawab simple sambil tersenyum "Aku hanya baca komik" Buku memang penting untuk menambah referensi kita. Tapi apa jadinya sebuah buku kalo kita tidak memahami atau bahkan tidak menarik minat kita untuk membacanya? Sama saja bun...

Fanatisme

Ketika sebuah ke Fanatikan seseorang berujung pada putusnya tali silaturahim. Kita hidup di dunia ini pasti memiliki sebuah idola atau hobby istilahnya. Dengan Hobby itu kita dapat mengeksplor diri kita. Namun apa jadinya jika sebuah hobby yang kita tekuni menjurus kepada Fanatisme yang berlebihan. Dimana kita selalu membanggakan hal hal yang kita sukai. Dimana kita selalu membenarkan semua hal yang kita sukai. Apa jadinya hidup sosial kita jika kita hanya mementingkan diri sendiri? Itu hak anda suka akan sesuatu. Itu hak anda mau menganggap benar tentang hobby anda. Tapi ayolah. Janganlah kalian menghina atau mengejek hal yang disukai orang lain. Hobby anda di ejek atau di hina tidak mau. Tapi anda suka mengejek hobby orang lain. Buka mata mu saudaraku. Tidak ada yang sempurna di dunia ini. Bahkan tentang Hobby sempurnamu. Itu tidak sempurna! Jangan hanya tertuju pada satu objek. Berpikirlah sebelum melontarkan sebuah statement. Fanatik boleh, Asal jangan ber...

Secret Admirer

Baru baru ini aku mendengar bahwasannya dia telah meninggalkan cinta lamanya. Entah ini benar atau tidak. Lampu hijau kah buat aku? atau malah Lampu Hijau buat para pesaingku? Aku harus memulai dari mana. Aku tak mengerti cara untuk mengawalinya. Aku merasa mulai dianggap olehnya. Hahaha . . . Strategiku benar benar berhasil. Aku semakin dekat dengannya. Tapi yang terjadi kemudian. Aku menjadi terlalu nyaman dengan posisiku sebagai temannya. Tidak berpikir untuk menjadi seorang spesial nya lagi. Entah setan apa yang merasuki ku kini. Apa mungkin aku tidak terlalu percaya diri untuk mendapatkannya. Apa mungkin aku terlalu takut untuk bersaing dengan para pesaingku. Atau yang terparah, Mungkin aku tidak menyukai wanita lagi. Tidak. . itu tidak mungkin. Aku harus berupaya mengembalikan perasaan ku dulu. perasaan suka kepadanya. Mengembalikan tatapan mataku saat aku menatap dia dulu. Tatapan Mata Seorang Pengagum Rahasia

Pikir Dulu

Pacaran ya. Di jaman sekarang ini Pacaran menjadi sebuah kewajiban bagi khalayak anak muda ABG. Pacaran menjadi sebuah tolak ukur dimana seorang ABG itu dipandang oleh temannya. Bahkan sampai ada yang beranggapan kalau anak tidak pacaran itu nggak gaul. Sebenernya itu tergantung pribadi masing masing sih ya. Dalam pacaran kita dituntut untuk saling setia kepada pasangan. Anak ABG sekarang ini lagi labil labilnya anak ABG. Gimana tidak. pacar 2 minggu sekali ganti. Udah dikira deodoran apa ya 2 minggu sekali ganti. Manis di bibir, memutar kata. Tipe cowo cowo jaman sekarang. Tapi gak semua cowo seperti itu. Sebenernya putus dari pasangan atau pacar itu gak apa apa. Ya karena itu kamu sendiri yang ngelajalanin. Siapa saya bisa nyuruh kamu untuk putus atau engga. ya kan? Tapi disini kamu seharusnya menyadari. Pacaran itu mikir, kalau putus setidaknya bisa mengambil pelajaran dari pacaran sebelumnya. Nggak cuman ambil enaknya aja. Jadi kamu nggak akan mengulangi kesalaha...

Plan

Sebenarnya ada rasa tak enak hati meninggalkan seorang teman. Yang mana kita bersenang senang, dan teman kita sedang melakukan sebuah tugas. Ingin rasanya membantu. Ingin rasanya untuk membujuk dia agar melupakan tugasnya. Semua hal bisa terjadi. Acara yang sudah di gadang gadang dari sejak lama. Lalu ter gelintirkan karena tugas. Ya, hidup ini keras. Hahaha Tugas bisa membuat seseorang meninggalkan kesenangan duniawi. Tugas bisa membuat seseorang menjadi Stres karena tekanan teman teman. Teman teman gila yang menjerumuskannya. Hingga pada akhirnya Tugas itu terlantar. Dan Nilai tidak diterima Bimbang di antara dua pilihan. Dua pilihan lebih sulit daripada banyak pilihan. Ya, memang karena hanya dua pilihan. Jadi kita di buat bingung olehnya. Mau gimana lagi? mengalah dan menunda atau menunggu dan terlaksana.

Friendship

Bertemu teman lama adalah suatu kebahagiaan batin yang tak dapat di ungkapkan dengan kata-kata. Selalu ada banyak kenangan yang telah kita lewati bersama teman teman kita. Suka Duka Bermacam-macam. Tak akan ada satupun orang yang akan melupakan indahnya pertemanan. Semua teman pasti akan dikenang. Jika teman baik akan selalu dikenang, begitupun teman yang menurut kita paling nakal di jaman kita dahulu. Ya, Jika kau tidak bisa menjadi teman yang baik. Jadilah teman yang nakal. Sedikit riskan, tapi memang terbukti. Karena kenangan kenakalan kita akan selalu terbawa sampai engkau dewasa nanti. Kita akan selalu tertawa dibuatnya. Menangis haru. Dan berbagai macam ekspresi lainnya. Perbuatan konyol, nggak masuk akal, atau hal semacamnya selalu dapat membawa kita ke waktu dimana kita melakukan hal tersebut. Betapa indahnya masa itu. Betapa inginnya kita untuk kembali ke masa dimana kita dapat bermain bersama. Dapat berkumpul bersama. Dapat mengerjakan suatu hal bodoh be...

Look !

Hakikat seorang manusia hidup di dunia ini adalah untuk selalu ingin dilihat oleh orang lain. Selalu ingin diperhatikan, selalu ingin di anggap spesial, dan selalu ingin ditinggikan. Tahukah kalian. Jika ada yang tidak setuju dengan statement saya diatas. Bisa jadi mereka adalah orang yang munafik. Kalian pasti pernah merasakan ingin selalu diperhatikan. Tapi kau tak menyadari itu. Akuilah ! Sungguh senang rasanya jika kita Menjadi orang yang diperhatikan dimata teman, sahabat dan masyarakat luas. Namun, jika kau ingin diperhatikan dengan cara yang salah. Kelak tak ada lagi teman yang akan mendekatimu. Adapun dekat denganmu, karena dia butuh sesuatu darimu. Bukan butuh denganmu. Maka dari itu. Jika kau ingin selalu di perhatikan oleh orang lain. Jadikanlah dirimu seorang yang sangat bisa membuat orang lain memperhatikanmu. Tapi dalam konteks yang positif. Buatlah dirimu menjadi seorang yang memiliki Pribadi yang baik. Hingga kelak kau akan mendapat sesuatu yang baik bagi d...

Harapan

Kamu yang disana Duduk termenung menanti tanya Berharap cahaya tak lagi ada Berharap cinta tak menghianatinya Aku tak mengerti maksud ini semua Sebuah majas yang kau ungkapkan Apakah aku kurang Peka? Aku harus seperti apa? Mungkin kau tak menoleh ke arahku Tapi aku tau Tapi aku mengerti Aku tak ingin menjadi luka Aku tak ingin menjadi beban Yang aku inginkan hanya sebuah sapaan Salam hangat untuk Jiwaku

Ada Sebab, Timbul Akibat

Apa yang orang lihat, tidak selama nya sama dengan apa yang kita lihat. Apa yang orang rasa, tidak selama nya sama dengan apa yang kita rasa. Udang banyak yang suka, banyak pula yang alergi. Lawakan atau jokes seseorang banyak yang suka, banyak pula yang menghujat. Sebelum kita memulai suatu hal. Ada baiknya kita berpikir akibat kedepannya.  Ingat hukum sebab akibat. Semua itu ada Sebab ada Akibatnya. Tidak ada asap jika tidak ada api. Ketika kita melontarkan   sebuah statement, kita harus mengerti dan memahami akibat dari statement yang kita lontarkan. Jangan sampai statement yang dilontarkan malah dapat "membunuh" kita. Karena tidak semua orang ber sepaham dengan apa yang kita Usulkan. Tidak semua orang mengerti dengan usul kita. Karena pada dasarnya Manusia ini bermacam macam. Maka dari itu. Berpikirlah dahulu sebelum kau melakukan sesuatu. Karena tidak menutup kemungkinan, apa yang kau lakukan dapat menjadi boomerang untuk menghancurka...

Relatif

Gak ada yang namanya orang pendek. Gak ada yang namanya orang tinggi. Gak ada yang namanya cantik. Gak ada yang namanya ganteng. Semua itu relatif. Kenapa Relatif. Karena pendek, tinggi, cantik dan ganteng itu adalah penilaian manusia. Kita pendek itu jika dibandingkan dengan orang yang tinggi. Dan jadi tinggi kalo di bandingkan dengan orang yang lebih pendek dari kita. Sama seperti cantik dan ganteng. Semua itu tergantung penilaian seseorang. Bahkan ada yang orang jelek sejelek jeleknya jelek, bisa menjadi cantik atau cakep kalau ada orang yang memuji dia cantik atau cakep. Iya. Jadi jangan minder dengan tubuhmu, dengan parasmu, dengan segala yang telah di beri-Nya kepadamu. Karena semua itu adalah sebuah pemberian yang sempurna. Kau tidak perlu pujian dari seorang Manusia. Tapi kau harus terus mengharap pujian dari Nya.

Sambil Lalu

Semakin kesini semakin dekat. Semakin banyak aku tahu menahu tentang siapa siapa saja yang mengincar dia. Aku harus bagaimana? Aku harus melancarkan strategi apa? Ya minimal untuk membuat dia menoleh ke aku. Minimal untuk mengetahui kalo aku itu ada. Lantas, apa yang aku lakukan setelah semua itu sudah terlaksana? Bodohnya, aku tidak berpikir sejauh itu. Aku hanya berpikir kesenangan sekejap saja. Bukan malah berpikir langkah selanjutnya. Aku terlalu bodoh untuk urusan seperti ini. untuk urusan planning aku selalu mendapat nilai 4 dari 10. karena hampir semua planning ku tidak ada yang terwujud. Namun, kalau hal seperti ini tidak disiapkan sebuah planning yang matang. Akan jadi apa kita kedepannya. Hahahaha . . . Aku terlalu berkhayal. Aku terlalu ber imajinasi. Menyapanya saja aku belum berani. Malah sudah berpikir tentang planning yang belum tentu akan terealisasikan. Mungkin esok . Esok nya lagi . Esok dari esoknya lagi . dan seterusnya aku akan mencoba untuk menyapa d...

Different?

Menjadi beda bukan urusan gampang. Menjadi beda itu butuh sebuah proses. Proses dimana kita melihat lingkungan, melihat teman teman, melihat berbagai referensi. Karena saat kita menjadi beda, kita juga harus menerima resiko yang akan kita hadapi. Resiko yang mungkin pasti akan kita rasakan, yaitu di Cela. kenapa di Cela? karena lingkungan kita tidak bisa atau belum bisa menerima perbedaan itu. Maka dari itu kebanyakan orang malah lebih memilih mencela Kita, daripada memahami perbedaan tersebut. Berbeda itu tidak salah. Yang bilang itu salah adalah orang yang memahami persepsi seseorang dengan pemahaman yang berbeda. itu. Yang bilang salah juga tidak salah. Karena mereka ber-Opini. Tidak ada Opini yang salah. "you laugh at me because i am DIFFERENT , but i laugh at you because you are all the same" Ayo jadi Pembeda

Cinta Till The End

Bukan cinta namanya kalau kita hanya menganggap sebuah hubungan itu adalah permainan. Perkara kita bosan dengan pasangan yang kita miliki, itu adalah hal biasa dalam sebuah hubungan. Ada dimana kita sangat membutuhkan dia dan ada saat dimana kita sangat sangat tidak suka kepada dia. Namun itu semua adalah sebuah jeglongan kecil untuk mencapai sebuah hubungan yang sempurna. Dimana dia dan kamu menjadi sangat membutuhkan satu sama lain. Namun, kalau cinta yang kamu pertahanin tidak kamu anggap serius. Bisa jadi cinta itu tidak akan bisa bersahabat denganmu lagi. Cinta akan selalu menjauhimu. Lalu apa yang harus kau perbuat? Berpikirlah bahwa Cinta itu adalah masa depanmu. Dimana kamu dan dia akan hidup berdua bersama. Hingga sebuah kata memisahkan kalian berdua. Dan kita tidak tahu siapa yang akan meninggalkan kita terlebih dahulu. Itu

Salah Menyalahkan?

Ketika sebuah kesalahan kecil berakibat fatal pada kehidupanmu. Apa yang akan kau lakukan? mendiamkannya. . dan berharap mereka melupakan kesalahanmu. meminta maaf. . secara gentle atau berbesar hati menyadari bahwa dirimu salah. Sangat mudah mencari musuh dari pada mencari teman. ini peribahasa yang benar adanya. tidak percaya? coba

Teman Spesial

Seumur hidupku. Aku baru hanya sekali mengalami yang namanya Pacaran. Dan itupun aku tak menyadari bahwa aku sedang pacaran. Itu terjadi sekitaran kelas 2 SMP. Iya, Pertama kalinya pacaran dan mungkin yang terakhir kalinya pacaran. Itu berlangsung selama seminggu. Pacaran hanya sebatas SMS. Keluar pun hanya sekali, itupun hanya jalan jalan sekitaran komplek. Ya. mungkin aku yang terlalu polos. atau mungkin aku yang tidak mengerti apa itu cinta. Sekarang yang yaa 18 my age. aku mengalami statusisasi hati dimana perasaanku sudah mengalami yang namanya perubahan. ah, jadi ngelantur ngetiknya. Aku yang sekarang mulai mengerti apa itu cinta. apa itu pacaran. menurutku pacaran itu Adalah situasi dimana kita menjalin sebuah ikatan kasih sayang dengan lawan jenis, namun dalam konteks yang berbeda dengan hubungan suami istri.  Namun, yang terjadi adalah. aku masih tidak bisa semudah itu mengungkapkan perasaanku kepada seseorang. mungkin karena kurang nya pengalaman. Sindira...

Betapa Susahnya . . .

Sesuatu yang berharga, sangat susah di dapatkan. Mencari tempat kuliah idaman itu gak semudah membalikkan telapak tangan, gak semudah mengerdipkan mata, gak semudah nyetak gol ke gawang yang gak ada kipernya. Bagaimana tidak. Ambil saja contoh aku. Kurang Lebih ada 5 Test masuk perguruan tinggi yang aku ikutin. dan Alhamdulillah, Semuanya tidak ada yang lolos. Kenapa Alhamdulillah? karena mereka tidak tahu, betapa bodohnya mereka tidak menerima aku sebagai mahasiswa nya (sok banget). Padahal sebelumnya, aku sudah mengikuti yang namanya bimbingan belajar di salah satu bimbel ternama. Ya, bimbel. Tapi se beken apapun bimbel kamu, kalau kamu nya asal-asalan pasti gak akan dapat hasil yang di inginkan. Itu terjadi kepadaku. Hampir sebulan bimbel, aku hanya datang absen datang absen. Ya begitulah rutinitas selama sebulan pasca Unas. Tapi ada banyak pelajaran yang bisa aku dapatkan karena kegagalanku ini. Iya, aku hanya mendapatkan Perguruan Tinggi Swasta. Namun di PTS ini aku menda...

Urusan Masing masing

Haii   . . . . Mungkin aku agak sedikit kesal akan kelakuan beberapa orang baru baru ini. Dia meng anggap dia lah yang paling benar. Men anggap dia memiliki Hobby yang sempurna. Meng anggap kalau dia adalah orang yang tidak bisa di kalahkan dengan kata kata. Gimana tidak? jika sedikit saja aku singgung, teman temannya pasti ikut untuk membelanya. Ya mungkin karena kapasitasku untuk melawan mereka masih belum mendekati titik dimana aku mampu untuk menjawab semua pertanyaan. Karena posisiku sekarang adalah seorang lulusan SMA yang masih belum genap 2 Bulan kuliah. Tidak hanya sekali. Bahkan hampir setiap ada waktu. Hobby seseorang itu tergantung minat seseorang dalam menjalaninya. Bukan dorongan ataupun paksaan dari seseorang. Hobby itu datang dari diri sendiri. Lalu, kenapa kalian mempermasalahkan Hobby seseorang? kenapa? apa kalian iri? ah, mungkin kalian tidak menjawabnya sekarang. karena mungkin kalian sebenarnya Malu. Pernah aku membaca quotes tentang hal seperti ini ...

Coretan Pertama

Selamat malam. . iya malam. karena aku nulis ini malam. Malamnya Dingin ini Di kota orang. Kota yang aku tidak tahu akan seluk beluknya. Aneh, unik atau bahkan jijik. Semua perasaan ada dalam pikiran. Tentang bagaimana kota ini. Iya, kota yang akan menjadi saksi kesuksesanku Kelak. Disini aku memulai masa depan. Masa Depan cerah untuk menggapai cita cita mulia. Jauh dari keluarga bukan berarti kita menjadi semakin bebas. Bukan. Bukan itu makna jauh dari keluarga. Jauh Dari keluarga seyogyanya dapat membuat kita lebih Dewasa. Lebih bisa membuka Jendela pengetahuan kita tentang apa itu yang disebut Mandiri, Disiplin dan Ketekunan. 1 bulan sudah kulewati di kota ini. Sedikit demi sedikit sudah mulai memahami kota ini. Meski masih belum bisa mencintai kota ini sepenuhnya.  Pada Dasarnya aku gak akan mengira kalau akan berada di Kota ini. Kota yang baru aku ketahui perbedaanya kurang lebih 3 atau 4 hari lalu. Tapi mungkin ini sudah Jalannya. Mungkin ini adalah Jalan yan...