Berbeda Fakultas, berbeda pula cara pikir atau cara pandang seseorang.
Bahkan, Perilakunya pun berbeda.
Itulah.
Bukan bermaksud untuk diskriminasi fakultas.
Atau bermaksud untuk meruntuhkan integritas kita sebagai mahasiswa satu Universitas.
Dan juga bukan untuk meninggikan derajat fakultas sendiri yang memang tinggi. Serius.
Tidak,
Lupakan.
Saya tidak bermaksud membicarakan tentang di atas.
Berwawasan luas, Pintar, tentang sejarah agama paham, mengerti dalil.
Namun sayang.
Tidak ada Moral.
Keras Kepala.
Dan tidak dapat menerima saran orang lain.
Mau di apakan orang seperti ini?
Bunuh?
Bakar?
Kebiri?
Setelah di telusuri latar belakangnya.
Dan, taraaaaa
Semua terungkap.
Dan katanya memang orang yang latar belakangnya dari situ adalah orang yang tidak kenal "pantang menyerah".
Kenapa saya beri tanda kutip.
Karena pantang menyerah dia disini tidak dibarengi etika yang baik.
Pantang menyerahnya adalah dalam hal yang dia ingin menangnya sendiri.
Bukan dalam menggapai sesuatu yang berharga.
Tapi, orang seperti dia adalah orang yang sukses. Kenapa?
Karena dia termasuk orang-orang yang diperhatikan orang lain.
Ya, bukan dalam artian bagus.
Belajarlah ilmu pengetahuan sampai ke negeri Cina.
Tapi jika tidak di barengi etika moral perilaku. Tak ada gunanya.
Manusia diciptakan sebagai makhluk sosial. Saling menghargai satu sama lain adalah cara untuk memupuk rasa sosialisme itu. Agar kau mendapatkan kehidupan seperti yang kau inginkan.
Bahkan, Perilakunya pun berbeda.
Itulah.
Bukan bermaksud untuk diskriminasi fakultas.
Atau bermaksud untuk meruntuhkan integritas kita sebagai mahasiswa satu Universitas.
Dan juga bukan untuk meninggikan derajat fakultas sendiri yang memang tinggi. Serius.
Tidak,
Lupakan.
Saya tidak bermaksud membicarakan tentang di atas.
Berwawasan luas, Pintar, tentang sejarah agama paham, mengerti dalil.
Namun sayang.
Tidak ada Moral.
Keras Kepala.
Dan tidak dapat menerima saran orang lain.
Mau di apakan orang seperti ini?
Bunuh?
Bakar?
Kebiri?
Setelah di telusuri latar belakangnya.
Dan, taraaaaa
Semua terungkap.
Dan katanya memang orang yang latar belakangnya dari situ adalah orang yang tidak kenal "pantang menyerah".
Kenapa saya beri tanda kutip.
Karena pantang menyerah dia disini tidak dibarengi etika yang baik.
Pantang menyerahnya adalah dalam hal yang dia ingin menangnya sendiri.
Bukan dalam menggapai sesuatu yang berharga.
Tapi, orang seperti dia adalah orang yang sukses. Kenapa?
Karena dia termasuk orang-orang yang diperhatikan orang lain.
Ya, bukan dalam artian bagus.
Belajarlah ilmu pengetahuan sampai ke negeri Cina.
Tapi jika tidak di barengi etika moral perilaku. Tak ada gunanya.
Manusia diciptakan sebagai makhluk sosial. Saling menghargai satu sama lain adalah cara untuk memupuk rasa sosialisme itu. Agar kau mendapatkan kehidupan seperti yang kau inginkan.
Komentar
Posting Komentar