Sesuatu yang berharga, sangat susah di dapatkan.
Mencari tempat kuliah idaman itu gak semudah membalikkan telapak tangan, gak semudah mengerdipkan mata, gak semudah nyetak gol ke gawang yang gak ada kipernya.
Bagaimana tidak. Ambil saja contoh aku. Kurang Lebih ada 5 Test masuk perguruan tinggi yang aku ikutin. dan Alhamdulillah, Semuanya tidak ada yang lolos. Kenapa Alhamdulillah? karena mereka tidak tahu, betapa bodohnya mereka tidak menerima aku sebagai mahasiswa nya (sok banget).
Padahal sebelumnya, aku sudah mengikuti yang namanya bimbingan belajar di salah satu bimbel ternama. Ya, bimbel. Tapi se beken apapun bimbel kamu, kalau kamu nya asal-asalan pasti gak akan dapat hasil yang di inginkan. Itu terjadi kepadaku. Hampir sebulan bimbel, aku hanya datang absen datang absen. Ya begitulah rutinitas selama sebulan pasca Unas.
Tapi ada banyak pelajaran yang bisa aku dapatkan karena kegagalanku ini. Iya, aku hanya mendapatkan Perguruan Tinggi Swasta. Namun di PTS ini aku mendapatkan sebuah Fakultas yang memang aku inginkan. Bukan 100% aku inginkan, tapi memang seperti aku dan fakultas ku adalah Jodoh yang baru bertemu.
Tapi banyak juga temen yang kurang senang dengan hasil tes mereka. Yang awalnya ingin di Negeri, sekarang malah dapat Swasta. "Semua orang pengen Negeri, Tapi apa beda Negeri Swasta Kalo kita lulus jadi gak guna".
Ada sedikit quotes yang aku bikin sendiri
"Bukan Masalah kamu negeri atau Swasta, atau karena Fakultas/Jurusanmu Pasaran Yang penting kamu lulus Bisa jadi PEMBEDA"
Mencari tempat kuliah idaman itu gak semudah membalikkan telapak tangan, gak semudah mengerdipkan mata, gak semudah nyetak gol ke gawang yang gak ada kipernya.
Bagaimana tidak. Ambil saja contoh aku. Kurang Lebih ada 5 Test masuk perguruan tinggi yang aku ikutin. dan Alhamdulillah, Semuanya tidak ada yang lolos. Kenapa Alhamdulillah? karena mereka tidak tahu, betapa bodohnya mereka tidak menerima aku sebagai mahasiswa nya (sok banget).
Padahal sebelumnya, aku sudah mengikuti yang namanya bimbingan belajar di salah satu bimbel ternama. Ya, bimbel. Tapi se beken apapun bimbel kamu, kalau kamu nya asal-asalan pasti gak akan dapat hasil yang di inginkan. Itu terjadi kepadaku. Hampir sebulan bimbel, aku hanya datang absen datang absen. Ya begitulah rutinitas selama sebulan pasca Unas.
Tapi ada banyak pelajaran yang bisa aku dapatkan karena kegagalanku ini. Iya, aku hanya mendapatkan Perguruan Tinggi Swasta. Namun di PTS ini aku mendapatkan sebuah Fakultas yang memang aku inginkan. Bukan 100% aku inginkan, tapi memang seperti aku dan fakultas ku adalah Jodoh yang baru bertemu.
Tapi banyak juga temen yang kurang senang dengan hasil tes mereka. Yang awalnya ingin di Negeri, sekarang malah dapat Swasta. "Semua orang pengen Negeri, Tapi apa beda Negeri Swasta Kalo kita lulus jadi gak guna".
Ada sedikit quotes yang aku bikin sendiri
"Bukan Masalah kamu negeri atau Swasta, atau karena Fakultas/Jurusanmu Pasaran Yang penting kamu lulus Bisa jadi PEMBEDA"
Komentar
Posting Komentar