Sejauh langkah kaki ini melangkah.
Memandang kejauhan.
Tak ada yang mampu kulakukan.
Hanya terus berjalan.
Tidakkah kau mengerti kalau aku ini sudah lelah.
Lalu kau terus selalu mengujiku dengan sedemikian rupa.
Kau pernah berkata ingin lebih memahami maksud seseorang.
Lantas? Apa yang kau tunggu.
Sudah cukup lama rasa ini tersimpan di dalam sini.
Ingin rasanya meletus, namun kutahan.
Aku masih tidak ingin membuyarkan konsentrasimu.
Tanggunganmu dengan mereka masih banyak.
Siapa saya tiba tiba mengganggu itu semua.
Mau dibawa kemana diri saya.
Tidak, tidak perlu secepat ini.
Bahkan tidak pun tak masalah.
Asal kau tahu saja. Tak ada yang mampu aku ucapkan saat ini.
Seindah indah mentari adalah mentari ufuk timur. Karena apa.
Dengan begitu kita masih bisa melalui hari ini bersama, berdua.
Komentar
Posting Komentar