Pagi hari bangun tidur hanya satu keinginan. Untuk Tidur lagi.
Tapi tidak boleh. Karena harus sekolah.
Dulu Sekolah disuruh.
Dulu Sekolah pakai seragam.
Dulu Sekolah di antar sampai depan gerbang.
Tuhan kenapa kau cinptakan pagi untuk kami agar mengeluh karena Sekolah.
Yang bahkan pulang siang. Atau bahkan Sore.
Hingga tidak bisa tidur siang. Atau bahkan tidur sore karena Les.
Tuhan kenapa kau utus guru-ku untuk memberi PR yang bahkan mungkin tidak kami kerjakan ketika malam karena ngantuk. Atau karena nonton Teve. Atau karena jalan-jalan. Yang nyatanya hanya tiduran.
24 jam itu cukup lama ketika saudaramu ada yang hilang. Karena lapornya harus nunggu 1x24 jam. Begitu kata Polisi.
Tapi 72 jam itu singkat sekali ketika PR mu ditanyakan oleh guru disekolah.
Yang kabarnya jika tidak dikerjakan akan dihukum.
Senangnya jika tidak. Jadi aman
Tapi tidak boleh. Karena harus sekolah.
Dulu Sekolah disuruh.
Dulu Sekolah pakai seragam.
Dulu Sekolah di antar sampai depan gerbang.
Tuhan kenapa kau cinptakan pagi untuk kami agar mengeluh karena Sekolah.
Yang bahkan pulang siang. Atau bahkan Sore.
Hingga tidak bisa tidur siang. Atau bahkan tidur sore karena Les.
Tuhan kenapa kau utus guru-ku untuk memberi PR yang bahkan mungkin tidak kami kerjakan ketika malam karena ngantuk. Atau karena nonton Teve. Atau karena jalan-jalan. Yang nyatanya hanya tiduran.
24 jam itu cukup lama ketika saudaramu ada yang hilang. Karena lapornya harus nunggu 1x24 jam. Begitu kata Polisi.
Tapi 72 jam itu singkat sekali ketika PR mu ditanyakan oleh guru disekolah.
Yang kabarnya jika tidak dikerjakan akan dihukum.
Senangnya jika tidak. Jadi aman
Komentar
Posting Komentar